skip to main | skip to sidebar

♥ Tentang Kami ♥

Foto saya
Keluarga Kecil Hidayat
Cerita ini untuk anak-anakku tersayang, cerita tentang masa-masa emas waktu kecil, supaya mereka selalu ingat kalau Bunda dan Ayah selalu sayang mas Arka, Iyai Argi dan adek Arza..♥
Lihat profil lengkapku

♥ Tamu Kami ♥

♥ Translate ♥

♥ Daftar Isi ♥

  • ▼  2013 (2)
    • ▼  Juni (2)
      • Have fun @Pulau Beras Basah
      • Indahnya Bontang : Marina Beach
  • ►  2012 (10)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Maret (6)
  • ►  2011 (26)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (7)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (11)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (60)
    • ►  Desember (10)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (7)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (11)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2009 (35)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (4)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (5)
  • ►  2008 (57)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (10)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2007 (20)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2006 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2005 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2004 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Juni (2)

♥ Cerita Kami ♥

  • Arkagi (78)
  • Arkagiza (8)
  • Artikel (29)
  • Ayah Euro Trip (7)
  • Cerita Bunda (17)
  • Dapur Bunda (16)
  • Haji 2010 (8)
  • Hidayat's Family (26)
  • Liburan 2011 (4)
  • Raisba Rahman (2)
  • Risiniti Hasbullah (6)
  • Ulasan Bunda (14)

Cerita untuk Taratugang

Tampilkan postingan dengan label Arkagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arkagi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Oktober 2011

Kangen Ayah

Sudah sebulan ini Ayah sibuk banget kerja. Berangkat pagi-pagi, pulang malam-malam.
Iya, sibuk karena ada shutdown mesin di pabrik dan tgl 15 Oktober ini Ayah juga harus mempersiapkan materi untuk lomba.
Kalau masuk malam berangkat jam 7 malam, pulang jam 7 pagi, terus tidur, nanti jam 2 siang kekantor lagi utnuk persiapan lomba. Kalau masuk pagi berangkat jam 6.30, pulang jam 9 malam karena pulang kerja masih harus persiapan materi lomba.
Mas Arka dan dd Argi awal-awalnya gak protes sih, biasa aja, mereka mengerti malah kalau Ayah tidur mereka main diluar kamer tapi sudah 2 hari belakangan ini mas Arkanya protes terus, kenapa Ayah pulangnya malem terus, gak ketemu Arka, gak ketemu dd Argi?
Saking kangennya mas Arka dan dd Argi, kemarin mereka rebut-rebutan kirim sms dan bbm ke Ayah, tanya Ayah kapan pulang...
Sayangnya Hp ayah mati semua jadi bbm dan sms yang dikirim gak dibales Ayah..
mereka tunggu dan tunggu balesan dari Ayah sampe tertidur.. duh kasiannya...
Jam 11 malem Ayah baru pulang, capek banget keliatannya, poor Ayah.. semangat yaa.. semoga lombanya lancar dengan hasil memuaskan.. amin amin Allahuma amin..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 09.01 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Kamis, 29 September 2011

Semangat Sekolah

Kasiannya dd Argi, lagi semangat-semangatnya sekolah eee malah sakit flu. Terpaksa pagi ini gak dibangunin oleh Bunda.

Tadi, waktu akhirnya bangun sekitar jam 8, dd Argi tampak kecewa karena terlambat kesekolah.
Katanya "yaa.., kenapa Bunda gak bangunin dd Argi? Ddd ingin ketemu teman-teman dd.."

Kasiannya, Bunda bilang besok insya Allah dd masuk sekolah, hari ini istirahat dulu karena badan dd anget, mulai batuk-batuk dan hidung dd ingusan.

Untung terus dd-nya mengerti dan tiduran lagi, pusing kali ya dek?

Kemarin disekolah dd Argi minta tambahan pelajaran ke ibu Ida wali kelasnya.
Inisiatif sendiri loh, katanya supaya dd tambah pinter.

Jadi waktu Bunda jemput ee dd Arginya masih belajar dengan bu Ida.. pinternya anak Bunda.. :)

Kata Bu Ida waktu jam istirahatpun dd Argi minta pelajaran tambahan... duh..duh.. semangatnya... jempol besar buat dd Argi!

Mmuaahhh!!
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 09.26 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Minggu, 25 September 2011

Bunda sayang ....


Sekarang ini mas Arka berumur 7 thn dan dd Argi berumur 5 thn, usia kandungan Bunda sekitar 27 Minggu, sebentar lagi melahirkan deh.. :)

Bunda itu paling senang tiba-tiba peluk mas atau dd Argi atau tiba-tiba panggil mereka trus bilang "Bunda sayang dd Argi..!" atau bilang "Bunda sayang mas Arka..!"

Hihihihii.. seneng aja lihat reaksi mas Arka dan dd Argi.

Dd Argi itu reaksinya langsung datengin Bunda, peluk Bunda terus bilang "dd Argi juga sayaaaanggg Bundaa.." dengan mesra..

Kalau mas Arka reaksinya lirik Bunda sambil tersenyum kecut terus bilang "udah tauukk.." ha ha ha ha.. tapi terus sun Bunda juga sih..

duh, Bunda sayang banget sama dua anak Bunda ini...

Love you mas Arka dan dd Argi..*peluk-pelukk..*
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 07.53 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Jumat, 23 September 2011

Maaf ya Allah...

Ini cerita tentang ulah dd Argi..

Seperti biasa kemarin dd Argi dan mas Arka sholat magrib berjama'ah, yang jadi imamnya mas Arka karena Ayah belum pulang kerja. Kebetulan sore ini mas Arka ingin praktek surat yang panjang-panjang kayak Akas jadi sholat magribnya agak lama dan dd Argi -maaf- kentut melulu hadeuuhhh walhasil ketinggalan deh 1 raka'at sholatnya.

Setelah ambil wudhu lagi dd Argi sambil berlari-lari kecil segera sholat lagi, Bunda dan mas Arka duduk di dekatnya sambil membahas surat-surat di Jus'ama yang belum dihapal mas Arka.

Eh, gak lama dd Argi selesai sholat, salim-salim mas Arka dan Bunda trus tergesa-gesa ke posisinya imam, balik badan dan "duuuuttt" kentutlah dia sambil nyengir lebar "alhamdulillah" katanya, ammpuun suara kentutnya gede banget... eee trus dd bilang gini "eh, dd tadi kentutin Allah.."

Bunda antara lucu dan sebel : "dd Argi itu gak sopan, hayoo minta maaf ke Allah, gak boleh begitu.."

Dengan mimik bingung dd Argi kembali ke posisi imam, trus mengulurkan tangan kayak mau salaman trus gak jadi trus menengadahkan tangan kayak orang mau berdoa terus terdengar dd berdoa begini :

"Yaa Allah, maafin dd Argi ya, tadi dd Argi gak sengaja kentut, tolong dd di maafin, jangan dihukum dibikin sakit ya Allah soalnya besok dd mau sekolah, terima kasih, amin"

Bunda langsung gak bisa ngomong...
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 11.29 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Jumat, 17 Juni 2011

Rapor mas Arka Kelas 1 SD

Hari ini hari kenaikan kelas di SD Vidatra. Kemarin Bunda sudah di telpon bu Min wali kelasnya mas Arka, katanya Bunda diminta datang kesekolah jam 7 pagi untuk mengikuti upacara karena mas Arka termasuk 3 besar di kelasnya. Wooooww...
Harap-harap cemas juga sih, soalnya dalam keadaan hamil muda Bunda suka mual-mual dan pusing kalau pagi, duh, mana Ayah lagi tugas luar kota.
Akhirnya Bunda baca-baca doa saja dan pagi ini hanya sarapan roti tawar 2 kerat untuk ganjel perut biar gak kelaperan pas upacara.
Alhamdulillah selama upacara Bunda hanya mual sedikit dan pusing sedikit, gak sampe muntah. Ada tante Rina Efendi Bahrah disana, jadi Bunda seneng ngobrol-ngobrol, lupa sama mualnya.
Sudah lama Bunda gak ikut upacara, jadi terharu waktu mendengar lagi Indonesia Raya dinyanyikan oleh anak-anak itu.
Rasanya bangga banget waktu nama mas Arka di panggil untuk menerima piagam penghargaan dari sekolah, juara 2.. alhamdulillah.. rata-rata 94 koma sekian woowwww...
Pertahankan prestasimu ya mas, biar Bunda bisa tiap tahun hadir di upacara ini.. amin..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 07.03 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Minggu, 29 Mei 2011

Arti sebuah nama

Suatu sore, Ayah, Bunda, mas Arka dan dd Argi jalan-jalan sambil cari air galon. Selama diperjalanan mas Arka dengan antusias bertanya tentang arti namanya, iya, maklum karena semangat mau punya adik mas Arka jadi semangat juga mencari nama-nama yang bagus buat calon adiknya nanti.

Arka  : "Bunda, Arkananta itu artinya apa?"

Bunda : "Oh, itu artinya yang selalu disinari"

Arka : "Kalau dd Argi arti namanya apa?"

Bunda : "Anargya artinya tidak ternilai harganya"

Arka : "wahhh, dd Argi tak ada nilainyaaa... ha ha ha.." mas Arka tertawa meledek nama dd Argi langsung dd Argi cembertu pasang tampang ngambek. Sebelum terjadi perang saudara buru-buru Ayah menjelaskan.

Ayah : "eh, bukan gak ada nilainya, tapi sangat-sangat mahal sampai gak ternilai harganya karena gak ada yang bisa menilai.." hihihihi kayaknya Ayah bingung sendiri menjelaskannya.

Argi : "kalau Mohammad artinya apa?"

Bunda : "Mohammad itu artinya yang bisa di percaya"

Arka : "kalau Radithya artinya?"

Bunda : "oh, itu artinya matahari"

Arka : "waahh, hebatnya... " dengan mata terbelalak mengagumi namanya sendiri.

Argi : "kalau Aryantawira artinya Bunda?"

Bunda : "itu artinya prajurit yang gagah berani" dd Argi tepuk tangan karena girang mendengar arti namanya

Arka : "waah, dd Argi hebat jadi prajurit yang gagah berani" sambil menepuk-nepuk punggung dd Arginya.

Bunda : "Jadi Mohammad Arkananta Radhitya Taratugang itu artinya semoga mas Arka menjadi orang yang bisa dipercaya, yang selalu bersinar dan membawa kebaikan seperti matahari, kuat dan tangguh seperti Taratugang"

Arka dan Argi : "whaaa....."

Bunda : "kalau Mohammad Anargya Aryantawira Taratugang itu artinya semoga dd Argi menjadi prajurit yang gagah berani yang membantu banyak orang, bisa dipercaya dan tak ternilai harganya serta tangguh dan kuat seperti Taratugang"

mas Arka tampak berfikir keras "tapi Arka gak berani sama kucing Bunda..."

Bunda : "sekarang kan belum, nanti kalau mas dan dd Argi sudah dewasa seperti Ayah.."

mas Arka : "kalau gak berani-berani gimana Bunda"

tiba-tiba dd Argi nyeletuk "namanya diganti Poci aja..."

Ayah yang lagi minum langsung kesedek..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 07.38 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Rabu, 04 Mei 2011

Tangan Bunda halus tapi....

Seperti biasa sebelum mas Arka dan dd Argi tidur, ada ritual bercanda-canda dulu sekeluarga. ada waktunya baca buku, ada saatnya baca hapalan surat pendek atau belajar qomat ada saatnya juga kita gantian bercerita. Cerita favorit sih tentang pak Tani he he.. tapi itu nanti deh ya di ceritainnya, sekarang mau cerita tentang kejadian semalam, sesaat sebelum mas Arka dan dd Argi tidur.



Sudah waktunya tidur tapi mas Arka dan dd Argi masih saja ribut, rebutan guling lah, rebutan selimutlah.. belum lagi di tengah-tengah suasana senyap dan lampu-lampu sudah di matiin jreeengggg... tiba-tiba ada yang -maaf- kentut, aduh buyar deh, yang ada mas Arka dan dd Argi malah cekikan, Ayah dan Bunda jadi pusing gimana supaya mas dan dd tidur.



Selesai drama cekikikan dilanjutkan drama rebutan di peluk Ayah, riibuuuuuutt aja, semua mau kena tangan Ayah.



Kata Ayah : hayyoo satu bobonya sama Bunda,k kemarin katanya tangan Bunda halus, gak kayak tangan Ayah yang gede-gede...




Mas Arka sambil meluk tangan Ayah gak mau di lepas padahal ddnya ditangan sebelah gak mau lepas juga : Iyaaa, tangan Bunda halus, tapi hidungnya besarrr.....



Bunda : Whaaattt?????????



Ayah : cekakakakakakakakkakakakkkkaaaannn... sambil guling-guling.... skak mat!



Akhirnya gak jadi tidur juga sih, kita semua ketawa terpingkal-pingkal.. apa maksudnya coba hidung Bunda besar? Memangnya kalau deket-deket Bunda oksigennya habis gitu... ha ha haa...haa...






Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 08.15 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Senin, 25 April 2011

Ulang Tahun dd Argi ke -5 part 2

Akhirnya hari Minggu yang di nanti tiba juga, sore ini dd Argi undang teman-temannya di GK untuk datang kerumah kumpul-kumpul aja syukuran hari lahir dd Argi. Kemarin sudah disebar undangannya, ppsstt Bunda sendiri loh yang mendesign undangannya, sempet kesel karena susah banget cari digital printing yang mengerti kemauan Bunda di Bontang ini. Akhirnya karena putus asa Bunda minta tolong temen Bunda untuk cetakin di Jakarta dan titip ke ayah yang kebetulan lagi dines disana. Uughh, sebetulnya ada sih undangan yang sudah jadi disini, tapi entah kenapa Bunda keukeuh ingin bikin dan cetak sendiri undangannya. Nih, lihat hasil keukeuhnya Bunda, cukup memuaskan laaahh. /:)






Kemudian kendala berikutnya adalah Bunda berniat mau bikin cupcake cantik untuk goodybagnya, sayang di Bontang ini gak ada tas kertas seukuran goodybags ini, jadiiii terpaksa Bunda dan suster Siti dibantu mas dan dd sibuk dalam seminggu ini bikin kantung kertas dari kertas kado.. bhuuu-huuhuu.. maunya kertasnya bertema spongebob, apa daya gak adaaaaaaaaa.... Nah, gak ada rotan akarpun jadi lest go kita bikin kantung kertasnya, penggaris, gunting, lem.. mari kita bekerja.. :)


dalam 3 hari kantung kertas jadi, alhamdulillah..

Kendala berikutnya printer andalan Bunda untuk bikin edible tiba-tiba heng, gak bisa jalan.. hadooh... mana banyak orderan lagi, akhirnya konsentrasi Bunda pecah. Suster yang handle dapur, rencana menunya Dimsum plus siomay, ayam goreng, mie goreng, cemilan asinnya crakers udang dan cemilan manisnya Chocoball plus es krim dan es buah.

Jadwal memasak sudah bunda bikin, tinggal di print. Tapi oaallaaa... hari Jumat Bunda pusing bukan kepalang, jadinya tidur aja seharian, hari Sabtu yang tadinya mau dikebut bikin Dimsum malah Bunda teler di tempat tidur.. minta tolong suster untuk kukus dimsumnya.. jreng-jreng hasilnya kok aneh bentuknya, rasanya juga.. aduuh,.... gagal nih dimsum andalan Bunda.. :(

Kata Ayah gak papa, besok kita pesen sate aja plus lontongnya. Hiks.. iya deh...

Minggu pagi, Bunda teler berat, kepala rasanya muter-muter dan Bunda mual-mual juga. Siangnya dipaksain untuk berdiri karena inget belum hias kue, belum bikin mie, belum goreng ayam. Kata Ayah, gak papa, nanti kita beli aja semua..

Akhirnya Ayah dan Bunda keluar rumah cari tukang jualan.. daan yang berhasil ketemu hanya tukang sate.. oalaaa... gimana ini?

Sampai dirumah Bunda kaget, ternyata ada tante Nuke dan tante Netty yang sudah sibuk srang-sreng-srang-sreng didapur, mereka bantu Bunda masak mie goreng dan ayam goreng. Fiiuuuhh.. alhamdulillah ada bala bantuan, senengnya punya temen-temen yang siap membantu, padahal Bunda gak panggil looh...

Untung juga tante Netty dan tante Nuke sigap didapur karena Bunda beberapa hari ini eneg tiap melihat pintu dapur, jadi Bunda tahan-tahan aja cium bau mie goreng dan ayam gorengnya tante Netty padahal haduuhhh hampir pingsan rasanya saking pusing cium bau masakan.

Done, akhirnya jam 4 teng selesai semua, alhamdulillah dapet sumbangan es buah dari tante Nuke dan martabak dari tante Netty. Balon-balon sudah terpasang indah di plafon rumah thanks to Ayah Irfan, cupcake tema spongebob walaupun dihias sekedarnya juga sudah selesai, cokelat suda selesai, sate sudah diambil ayah.. kue ulang tahunnya dd Argi yang ber tema spongebob juga sudah selesai dihias, niih kuehnya.. Mas Arka dan dd Argi loh yang pasang lilin tulisan Happy birthdaynya.. :)


Sayangnya kendala berikutnya adalah AC diruang keluarga mati, jadinya haredang pisan rumah kita.. bhuu huuuhuuu... mana banyak bayi-bayi yang diundang, alhasil acara jadi tidak nyaman, doa yang tadinya mau di pimpin Akas jadi terlewat karena Bunda kegerahan dan pusing lihat banyak makanan, nyanyi-nyanyi selamat ulang tahun juga kelewat karena tamu-tamu kecilnya kegerahan.. kue ulang tahunnya juga perlahan tapi pasti mulai lumer wes lah.. buru-buru tiup lilin, buru-buru makan.. buru-buru bagi-bagi balon.. selesai

Yang penting kumpul, makan, ngobrol.. :)

dan terutama alhamdulillah begini saja dd Argi kelihatan sangat senang...



dan akhirnya tamu terakhir pulang, terimakasih ya teman-teman sudah menyempatkan datang kerumah kami.. :)





Selesai sholat magrib giliran buka kado, dd Argi dan ams Arka senang sekali, apalagi pas dapet kado juga dari Akas.. :)

gak sabar masa dan dd Argi buka kadonya, mereka memekik girang karena senang dapet banyak mainan.. :)


alhamdulillah acara hari ini selesai juga, waktunya beres-beres.. tapi Bunda masih tetap pening. Telp tante Nuke, katanya "coba mbak cek dulu.. kali aja isi, sudah belikan test packnya?" Bunda hanya ketawa, tapi bener juga ya, sudah telat 5 hari niih.. kata ayah "hayoolah di test biar pasti.." akhirnya Bunda ambil test pack dan kekamar mandi untuk cek, hasilnya..



alhamdulillah.. ada adik kecil diperut Bunda.. :) pantesan Bunda beberapa hari ini gak enak badan.. :)

Selamat datang adik kecil, mulai sekarang dd Argi dipanggilnya Kiay ya, artinya kakak dalam bahasa Komering.. termia kasih ya Allah, ini hadiah terindah untuk kita semua..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 09.05 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Kamis, 21 April 2011

Ulang Tahun dd Argi ke -5 part 1

Hari ini hari lahir dd Argi, tepat 5 tahun yang lalu dd Argi lahir.
Hari ini hari yang dinanti-nanti dd Argi, semalampun dd Argi tidur larut malam karena ingin tahu apa wajahnya akan berubah bila umurnya sudah 5 tahun he he he..

Dan pagi ini, hal pertama yang dilakukan dd Argi adalah buru-buru lari melihat cermin dan memeriksa wajahnya "kok masih sama seperti kemarin waktu dd umur 4 tahun Bunda?"

Ha ha ha.. dede-dede.. yaaa iyaa doong, masak mau berubah jadi naruto sih mukanya?

Hal lainnya adalah dd Argi kemarin sempet ngambek berat karena pas hari ini Ayah tidak ada dirumah, kebetulan harus dines keluar kota. Dibujuk-bujuk akhirnya berhenti ngambeknya tapiiiiii dd Argi mau undang teman-temennya kerumah.. oaallaaa.... Ya wes deh, gak papa sekalian silaturahmi GK aja begitu fikir Bunda.

Tapi hari ini gak perlu ada kue toh? Kan nanti aja pas hari Minggu waktu temen-temen dd dateng Bunda bikin kuenya? Siip deal.

Eits, tapiii sesiangan ini dd Argi sibuk muter-muter nyari kue ulang tahunnya, katanya hari ini dd belum tiup lilin.. oaallaaa kasiannya nak.. ya wes, kata Bunda "dd dan mas arka tidur dulu, nanti begitu bangun insya Allah kuenya sudah siap"

Udah gitu dd Argi mau ada fotonya bareng Naruto di atas kue. Dari sekian banyak foto yang Bunda save di komputer gak ada satupun yang sesuai selera dd Argi. Akhirnya Bunda ambil kamera dan bilang, "hayook lah, Bunda foto sekarang" wuuushhh secepat kilat dd Argi langsung mencari iket kepala Narutonya dan mulai bergaya ala Naruto, hihihihi lihat gayanya.. lucu bangeettt... :)



Alhamdulilah dari sekian gaya itu ada satu yang sesuai selera dd Argi. Setelah dipilih-pilih mulai deh dd Argi utak-atik fotonya, maunya gini Bunda, warnanya ini Bunda, tulisannya gini Bunda, hurufnya ini aja Bunda, Narutonya yang ini Bunda.. sekitar 1 jam utak-atik akhirnya selesai juga design edible versi dd Argi.. fiiuuhhh... Nih, lihat hasil diskusi panjang lebar dengan dd Argi. :)



Fiiuuhh.. sekarang hayoo tidur! Begitu mereka tidur, Bunda dan suster Siti langsung kerja keras membuat kuenya. Jam 4 teng kue ulang tahunnya siap. DD Argi terlihat bahagia waktu Bunda, Akas dan suster Siti masuk kamer membawa cake Naruto dengan lilin angka 5 diatasnya.

Alhamdullillah.

Heppy Besday dd Argi sayang, Semoga Allah selalu membimbingmu. Semoga Allah selalu meridhoimu. Semoga Allah selalu mendampingimu dalam setiap langkah, doa dan dalam semua kehidupan dd Argi. Amin. *sun sayang dari mas Arka, Ayah, Bunda, Akas dan suster Siti*





Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 18.36 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Kamis, 12 Agustus 2010

Mimpinya dede Argi

Bangun tidur pagi tadi dede Argi cerita kalau mimpi ke rumah di Jakarta.
Katanya begini :

Dede Argi : Bunda, dede tadi mimpi lho...
Bunda : mimpi apa de?
Dede Argi : Mimpi ke Jakarta, kerumah kita
Bunda : Oya? Trus habis dari rumah kita dede ke rumah siapa lagi?
Dede Argi : cuma kerumah kita aja
Bunda : ada siapa saja dirumah kita?
Dede Argi : Ada Akas dan Bude Visi
Bunda : lho, cuma Akas dan Bude Visi? Bude Viri? Ate Viti? Eyang?
Dede Argi : Cuma Akas dan bude Visi doang, karena dede senengnya sama Akas dan Bude Visi.
Bunda : Kenapa? Bude Viri dan ate Viti kan juga baik..
Dede Argi : Nggak baik.. teteh Qintha suka galak, suka kalau main PS2 bilang 'kotak! kotak! kotak! bulet segitiga!' sambil marah-marah
Bunda : ketawa geli - He he he kan Bude Viri-nya gak galak, ate Viti juga gak galak..
Dede Argi : kan Bude Viri Bundanya teteh Qintha, jadi galak jugaaaa...
Bunda : iya deeh, trus kalo ate Viti galak juga emang?
Dede Argi : Iya, ate Viti suka cubit pipi dede sama suka minta sun terus kalo ketemu dede..
Bunda : beneran nyengir denger jawaban dede Argi - trus kalau Eyangkan baik.. dede suka gak sama Eyang?
Dede Argi : Suka sih, tapi gak terlalu..
Bunda : Kenapa emang?
Dede Argi : karena dede Argi gak terlalu kenal Eyang, gak tau namanya siapa..
Bunda : oo.. kan Eyang Kakung namanya Fatchurahman, Eyang Uti namanya Rohaya.. nanti kenalan ya..
Dede Argi : Iyaaa,, tapi dede masih gak terlalu seneng karena suka gak boleh masuk kekamar Eyang, padahal Eyang lagi main game di kamar..
Bunda : ketawa - lho, eyang mah gak main game de.. Eyang laptopnya beneran buat kerja... ha..ha..ha..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.44 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Selasa, 10 Agustus 2010

Main Congklak

Ini nih, mainan barunya mas Arka dan dede Argi, congklak!

Hayoo siapa yang belum pernah main congklak? Atau jangan-jangan, ada yang belum tau tentang permainan congklak? Waduhh.. *sambil tepok jidat*

Congklak adalah suatu jenis permainan tradisional Indonesia lho. Alat-alatnya itu sebuah papan congklak dengan 16 buah lubang (14 buah lubang kecil dan 2 buah lubang besar yang terletak di ujung kanan dan kirinya), serta 98 buah biji congklak.

Biji congklak yang dulu Bunda pake tuh sebetulnya cangkang kerang, atau kalo cangkang kerangnya gak lengkap Bunda pake biji tumbuh-tumbuhan atau batu2 kerikil kecil, tapi sekarang ini susah cari cangkang kerangnya kali ya? Jadi oleh produsennya diganti pake cangkang kerang2an terbuat dari plastik. Dulu juga papannya terbuat dari kayu, sekarang semuanya dari plastik.. *gak go green iihh...*

Permainan congklak ini hanya bisa dimainkan oleh 2 orang pemain, yang saling berhadapan *cocok bangetkan? Mas Arka dan dede Argi he..he..he..*

Cara mainnya gimana?
Nih caranya, cekit dot :

1. Pada awal permainan setiap lobang (14 lobang kecil) diisi masing-masing 7 biji congklak *dede Argi dengan riang gembira melakukan ini, sekalian belajar hitung sampai 7, mas Arka yang mandorin sekalian koreksi, xixixixi kerjasama yang apik toh? *

2. Salah satu pemain dapat memulai permainan ini lebih dulu dengan memilih lubang yang akan diambil bijinya, dan meletakkannya satu biji congklak ke lubang di sebelah kirinya, lalu satu lagi ke lubang sebelah kirinya, begitu seterusnya.

3. Bila biji congklak ditangan habis di lubang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi lubang sebelah kirinya, sedangkan bila habis di lubang besar miliknya (yang terletak di ujung sebelah kiri pemain) maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya.

4. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lubang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.

5. Kalau sudah begini, giliran pemain ke dua yang memainkan permainan ini, dengan peraturan yang sama.

6. Permainan dianggap selesai apabila sudah tidak ada lagi biji congklak di lubang kecil kedua pemain (semua biji sudah ada di lubang besar).

7. Pemain yang menang adalah pemain yang memiliki biji terbanyak.

8. Apabila permainan ingin dilanjutkan maka pemain yang memiliki biji yang lebih sedikit terpaksa harus mengosongkan beberapa lubang kecil yang dia punya. Lubang yang kosong tersebut tidak boleh diisi.

Asiik kan? Permainan ini banyak manfaatnya, melatih mas Arka dan dede Argi berhitung, melatih untuk teliti, dan melatih melemaskan jari-jarinya..

Mas Arka seneng banget permainan ini, sayangnya dede Argi belum bisa, jadi masih asal-asalan masukin biji-bijinya, apalagi kalau biji congklak ditangan mas Arkanya gak habis-habis.. wahhh.. ngambek dwehhh.. xixixi...

Eh, tau gak, ternyata di daerah lain di Indonesia permainan congklak ini memiliki sebutan sendiri-sendiri, misalnya di daerah Jawa Tengah yang menyebut permainan ini dakon, di Lampung permainan ini ada yang menyebutnya dentuman lamban, sedangkan di Sulawesi dikenal dengan nama mokaotan. Gak tau deh, di Bontang di sebutnya apa, soalnya di Bontang banyak pendatangnya, nah itu dia disebutnya jadi dakon atau makaotan he he he.. trus kalau congklak dari bahasa apa jadinya?

Sudah lah, pokoknya yuk main! :)

Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 17.40 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Senin, 09 Agustus 2010

IMB

Tau gak apa itu IMB? Lagi happening banget disini lho, singkatan dari Indonesia Mencari Bakat. Program televisi yang lagi di gandrungi banyak orang, gak terkecuali mas Arka dan dede Argi.

Acaranya tiap hari Sabtu malam dan Minggu malam. Kebayangkan, kalau pas Minggu malamnya nonton, mas Arka pasti susah bangun besok paginya, padahal harus sekolah :)

Dan acaranya dimuali dari jam 8 malam sampai selesai, dan itu bisa berarti sampai tengah malam.. ck..ck..ck..

Kemarin malam adalah babak 6 besar, mas Arka dan dede Argi jagoin JP Millenix dan Brandon.

JP ini jago main drum, dia sudah belajar main drum sejak umur 7 thn, sekarang umurnya mungkin 12 thn-an.. wooww.. hebat deh!

Nah ini fotonya JP, jagoannya dd Argi. Saking fans-nya sama JP dede Argi merengek-rengek ingin ikut les drum..

Kalau ini fotonya Brandon, dia jago banget ng-dance hip-hop. Mas Arka dan dd Argi seneng juga nih sama si kecil Brandon, mereka suka ikut-iktuin gerakan Brandon ha..ha..h.a


Malam tadi, kedua jagoannya mas Arka dan dd Argi masuk di 3 terendah nilainya. Wah, mas Arkanya sedih, apalagi waktu Brandonnya nangis.. hiks.. kasian ya mas..
Trus dd Argi terbangun, akhirnya nonton juga.. dan waktu JP tereliminasi (artinya JP harus pulang), dd Argi dan mas Arka langsung terdiam, sedih banget.. bhuu..huuu..huuu..

Lucu liatnya, seperti sudah ada ikatan batin aja.. ha..ha..ha..
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 09.59 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Selasa, 27 Juli 2010

Main telpon kaleng dan kardus bekas

2 hari ini mas Arka dan dede Argi sibuk cari kaleng bekas, maunya kaleng bekas susu, tapi yang satu sudah keburu dibuang oleh suster Siti dan satunya lagi baru dibuka, jadi masih lama kosongnya. Akhirnya ketemu deh, kaleng bekas buah cerry untuk cake Bunda *fiuuhh untung ada* trus ambil tali rapia dan minta tolong suster untuk pasang talinya dibawah kaleng.
Girangnya mas dan dede Argi dapet mainan baru, telpon-telponan he he he..
Lucu, karena talinya kepanjangan jadi suara-nya gak terlalu terdengar, belum lagi masnya yang kesel karena dede Arginya tanya melulu "hah? hah? apa mas?! Hah?!" sambil teriak. akhirnya Ayah turun tangan karena gak tahan denger mereka berdua teriak-teriakan. Ternyata walaupun Ayah turun tangan dan diajarin main telpon-telpnan dengan baik dan benar, diajarin supaya talinya gak boleh kendor,diajarin bergantian hallo-hallonya, tetep aja akhirannya mereka teriak-teriakan lagi... ha..ha..ha..

Sudah puas teriak-teriakan di telpon mereka berdua lalu merubah telpon-telponan kaleng itu jadi engrang, jadi kalengnya dinaikin oleh ams Arka lalu jalan, dede Argi yang jadi wasitnya ^^v pura-puranya mas Arka lagi lomba...

Terkahir mereka berdua terlihat sibuk cari kardus bekas, pertama dibikin perahu-perahu-an, lalu jadi pesawat, terus jadi bebek... hihii.. trus minta bantuan suster untuk disambung kardusnya dan diubah jadi kereta api.. tuuuttt...tuuuutt!

Lihat, semangat bangetkan mereka berdua?


Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 12.43 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Jumat, 23 Juli 2010

Tunggu mas Arka pulang sekolah

Ini adalah ritual Bunda dan dede setiap hari, tunggu mas Arka pulang sekolah!
Iya, karena masnya sudah berani naik bis sendiri jadinya Bunda dan dede hanya tunggu mas Arka di teras rumah, kebetulan bisnya lewat depan rumah jadi mas Arka bisa langsung turun,
gak perlu jalan jauh lagi.. ^^
Biasanya Bunda dan dede Argi duduk-duduk aja sambil ngobrol, atau sambil main tebakan. atau sambil ngunyah-ngunyah cemilan atau Bundanya duduk-duduk dede Argi manjat-manjat pager teras he..he.. asiikk deh :)
Pernah bis-nya terlambat datang, Bunda sudah was-was, kok jam 11.15 WITA bisa-nya belum kelihatan, mana hujan pula, takut ada apa-apa. Eeehh.. gak berapa lama mas Arka telpon dari sekolah, katanya bis no 288 belum dateng-dateng, waduh, Bunda segera meluncur ke sekolah. Di tengah tepatnya di depan GOR, mobil Bunda papasan dengan bis sekolah, karena hujan Bunda gak bias lihat nomernya, tapi kayaknya sih itu bisnya mas Arka, tapi dari pada resiko Bunda tetep menuju sekolah. Ternyata bener, disekolah sudah gak ada mas Arkanya, Bunda telpon rumah alhamdulillah mas-nya sudah sampai dengan selamat sentosa.. :))
Alhamdulillah, mas Arka sudah bisa mengambil keputusan.. dan gak panik karena bis-nya terlambat.. ^^


Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.50 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Rabu, 14 Juli 2010

Gigi mas Arka

Panik!
Itu yang Bunda rasakan waktu pertama kali lihat gigi mas Arka yang muali tumbuh di belakang gigi susunya. Waduh, gimana nih? Gimana kalau sampai dewasa giginya numpuk-numpuk kayak gitu? Lebih panik lagi waktu diperiksa ternyata gigi susunya belum goyang..

Bunda bujuk-bujuk mas Arkanya, mau diajak ke dokter gigi, tetep aja keukeuh surekeuh gak mau. Gimana nih?

Akhirnya Bunda brosing aja, cari info di internet dan milis, kebetulan Bunda ikut salah satu milis kesehatan yang berisi orang-orang hebat di bidang kesehatan, oiya, Bunda juga tanya-tanya ke dokter Venny, dokter gigi di PTB sini.

Nama kasusnya itu presistensi, gigi dewasa sudah tumbuh dibelakang gigi susu, jadinya numpuk.
Ada yang bilang harus di cabut untuk memberi ruang ke gigi dewasanya, ada yang bilang diemin aja, nanti juga copot sendiri.

Huwhaa.. sebagai orang awam sejujurnya saja Bunda jadi sangaaat bingung.

Akhirnya Bunda bilang ke mas Arka untuk rajin-rajin mendorong giginya dengan lidah, dengan harapan gigi dewasanya itu ikut mendorong gigi susunya. Alhamdulillah akhirnya gigi susunya goyang juga.

Berhari-hari gigi susunya cuma berani Bunda goyang-goyang saja, tambah lama tambah mantep goyangannya, sayang masih belum mau copot he..he..he..

Melihat tiap malam Bunda sibuk dengan gigi mas Arka, Ayah gak sabar, apalagi waktu lihat giginya sudah tinggal sedikit lagi copot. Diambil benang dan diikat giginya trus di tarik.. alhamdulillah.. copot juga akhirnya.

Mas Arkanya nangis sedikit dan muntah, bukan karena sakit tapi karena jijik melihat darahnya.. ^^ Hebat mas! Giginya kereeennn banget!


Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.38 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Rabu, 23 Juni 2010

Penggemar

Senengnya, ternyata mas Arka seneng banget baca blog Bunda ini.
Bisa berjam-jam dibaca berulang-ulang.
Kadang-kadang mas Arka panggil dede Arginya sambil baca keras-keras satu paragraf yang dianggapnya lucu lalu mereka berdua tertawa terpingkal-pingkal.. seperti waktu mereka membaca tentang bahasa cemaronya dede Argi.. wah.. seru banget, sampai beberapa hari dede Argi dan mas Arkanya kembali pakai bahasa cemaro itu yang tadinya sudah lupa. Sekarang malah ada kata-kata baru dalam bahasa cemaro 'dodo'! Waktu Bunda tanya apa sih dodo? Mereka berdua cekikikan aja, itu loh dodo Bunda yang ada di halaman kita, penasara Bunda intip.. ya aampuun, ternyata 'Putri malu' itu loh, semacam rumput yang kalau kita sentuh langsung menutup diri. Ada-ada aja... :))
Kadang-kadang juga setelah membaca satu cerita mata mas Arka berkaca-kaca dan berkata "Bunda, mas Arka gak mau Ayah pergi lama-lama lagi.." oo.. ternyata mas Arka habis baca waktu Ayah lagi di Bontang dan dia masuk rumah sakit dan dia jadi inget lagi pengalaman yang sangat tidak enak itu.
Atau pernah juga mas Arka protes karena banyak kejadian yang belum sempat Bunda ceritakan.
Ha..ha..ha.. seneng banget Bunda dan jadi semangat ingin terus menulis tentang keluarga kita, sayang kadang-kadang penyakit malesnya Bunda timbul dan cerita yang harusnya bisa selesai malah hanya berbentuk judul atau paragraf pembuka.
Atau pada saat ide menulis datang ee.. ada banyak orderan cake atau cokelat yang menyita waktu Bunda. Aduh..
Tiap hari mas Arka cek blog ini, berharap ada cerita yang baru.. Maaf ya mas, baru hari ini Bunda bisa tulis cerita lagi.. mudah2an nanti bisa Bunda tambah lagi cerita di blog kita.. ^^
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.00 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Minggu, 20 Juni 2010

Fun Cooking lagi

Ini kegiatan yang sangat disukai oleh mas Arka dan dede Argi, fun cooking!
Kebetulan Bunda baru beli bread maker, jadi sekalian Bunda coba. gampang banget pakainya, tinggal masukin semua bahan secara berurutan kedalam wadah lalu masukin ke bread makernya, pencet tombol sesuai yang kita mau lalu.. voilaa.. jadi deh!

Untuk fun cooking ini Bunda set ke angka 8, artinya untuk membuat dough aja, setelah bunyi ting jadi deh doughnya. Mas Arka dan suster timbang-timbang lalu dengan serius mas Arka membentuk tiap dough itu menjadi bulatan pizza.

Dede Argi dengan antusias membantu memarut kejunya. Sudah Bunda potong-potong, jadi mudah dipegang dede Argi. Tapi dasar dede Argi, satu potongan diparut potongan atau sisa keju yang gak keparutnya langsung hhoopp masuk mulut.. ha..ha..ha..

Lalu setelah semua bulatan pizza jadi, tugas dede Argi kasih toppingnya, tumisan sosis dan daging asap plus di taburin keju.. hmm.. yummy!

Oopps, hampir saja kelupaan, setelah ditaburi keju mas Arka ikut bantu taburi oreganonya.. biar harumnya mirip pizza hut.. :P

Satu resep jadi 30 pcs mini pizza, satu kali oven hanya bisa masuk 6 pizza.. dan tiap kali ovennya berbunyi ting dede Argi dan mas Arka dengan cekatan sudah mendekat dan minta jatah, walhasil.. 6 pcs pizza mini itu langsung pindah ke perut mereka.. ha..ha..ha..

Untung aja ada 2 pcs yang sempat Bunda selamatkan, jadi Ayah masih kebagian..

Happy baking semuanya.. ^^

Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.17 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Jumat, 21 Mei 2010

Mas Arka sekarang 6 tahun!!

Pulang dari Jakarta adalah tgl 15 May 2010, satu hari sebelum mas Arka berulang tahun yang ke 6. Rencananya Bunda mau langsung bikin cake tapi apadaya, Bunda terkapar di tempat tidur selama 3 hari. Jetleg, demam, flu, ngantuk jadi satu... malu-maluin aja.. ^^

Akhirnya hari ke 4 baru ada tenaga buat edit-edit foto, cari foto pemain Barcelona kesukaan mas Arka. Bunda mau bikin kejutan, waktu Bunda lagi edit-edit foto mas dan dede lihat disangkanya ada pesanan orang, jadi mas nya langsung protes "kok Bunda bikin buat orang terus sih? buat mas Arka belum?" He..he..he..

Malam hari waktu mas Arka dan dede Argi tidur Bunda ng'lembur menghias cakenya.
Dasar masih lemes jadinya hasil cakenya tidak sesuai design awal.. ya wes lah.. namanya juga lagi gak fit...

Keesokan paginya mas Arka tagih cakenya lagi, Bunda bilang belum jadi. masnya diam saja, tapi kelihatan sedikit kecewa.

Pulang sekolah mas Arka tanya cakenya lagi, Bunda jawab juga belum jadi. Kembali masnya kecewa.

Pulang sholat Jum'at mas Arka tidak tanya, tapi protes "kok Bunda gak mulai-mulai sih bikin cake untuk Arka?"

Lalu mas Arka dan dede Argi langsung main game di komputer kamarnya.

Bunda, Ayah dan suster langsung beraksi.
Bunda ambil cakenya dari kulkas, suster nyalakan lilinnya, Ayah standby dengan camera.
Lalu kita semua masuk kamar mas Arka sambil nyanyi Happy Birthday.

Waaaahh.. kejutan manis yang sukses. Mas Arka terlihat senang sekali, matanya berbinar-binar gembira, apalagi waktu melihat cakenya dipenuhi foto pemain Barcelona kesayangannya. Malah ada fotonya mas Arka dan dede Argi juga dengan seragam Barcelona diantara foto-foto itu.

Mas Arka tertawa bahagia, dede Argi juga senang.
Bunda juga senang, gak sia-sia lembur menghias kue sampe jam 2 pagi...

Apalagi waktu mas Arka bilang gini ke adeknya

"Hhmmm kue bikinan Bunda selalu enak ya? Kue seperti ini yang emang Arka suka" dan dede Arginya manggut-manggut setuju sambil tangannya sibuk jilat-jilat sisa cream di sendoknya.

Dan Bunda? Ge-er setengah mati tentu saja... ^^

Selamat Ulang Tahun mas Arka,
semoga mas Arka tumbuh jadi anak yang sholeh, yang mandiri, yang jujur
dan bisa menjadi panutan yang baik bagi adik-adik
semoga mas Arka juga selalu dalam lindungan dan ridho Allah SWT
selalu diberi kemudahan dalam setiap langkah
selalu diberi kebahagiaan dalam hidup. Amin

Doa terbaik dari Ayah dan Bunda selalu untuk mas Arka.


Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 12.13 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Selasa, 04 Mei 2010

Aduh, DI JAHIT????!!!

Pagi ini rencananya Aku dan suami mau anter Akas (kakek dalam bahasa Palembang) untuk periksa darah rutin di dokter klinik kecil dekat rumah. Siangnya mau juga mau ambil paspor-ku di Jatinegara. Karena besok kita sekeluarga mau ke Bandung, biar suster Siti (pengasuhnya Arka & Argi) dan anak-anak dirumah Akas saja sambil mempersiapkan baju-baju dan perbekalan untuk ke Bandung.

Di klinik ternyata sudah ada beberapa pasien, jadi kita antri dulu. Begitu dipanggil karena penglihatan Akas sudah mulai berkurang kita semua ikutan masuk ke dalam ruang praktek untuk bantu Akas. Didalam Akas mulai bertanya ini dan itu sambil dicek oleh dokter. Lagi asik-asik konsultasi tiba-tiba ada suara rebut-ribut diluar ruangan dantiba-tiba braakkk..! Pintu ruangan terbuka, masuk suster Siti sambil gendong dede Argi, aku terlonjak, kaget banget.

Ada apa?!

Lebih kaget lagi waktu Bunda lihat dari lutut dede Argi menetes-netes darah merah segar kelantai.
Dede Argi terlihat pucat, suster terlihat ketakutan.

Dede langsung Bunda peluk, dan suruh tiduran di tempat tidur praktek dokter. Ruangan dokter ini langsung tersa sesak dan penuh aroma panic.
Karena ini klinik kecil, dokternyapun dokter muda, yang baru lulus, adoooh, begitu lihat luka dede yang menganga lebar tangan dokternya gemeteran dan beliau bilang "ini lukanya harus dijahit bu" dengan anda tidak meyakinkan.

Huuu..huuu..hu... dede Argi mulai nangis

Aku panik, suami juga panik.. Akas juga terlihat gelisah, mungkin akan ikutan panic bila melihat luka dilutut dede Argi yang menganga lebar. Ya sudah, apapun yang terbaik.. bismillah.. la haula walakuata illabila.

Dokter muada itu mulai membersihkan luka dede Argi dengan betadine "aduuhhhh... ADDDUUUUHHH... SAKIIITTT DOKTERRR" begitu teriak dede Argi setiap dokter mengoleskan betadine itu kelukanya.

Kaki dede Argi ditahan oleh suamiku dan satu orang suster. Selesai dibersihkan dokter muda itu mulai menjahit luka di lututnya..

"HOOOOOOOOOOO.. SUUUUDAAAAAAHHHHHHHHHHHHH...!!!!!!!" teriak dede histeris satu jarum jahitnya menembus kulit. Bunda peluk dede Argi sambil ajak ngobrol

“Dede tadi makan apa?” tanyaku

“Makan mie Bunda” jawab dede Argi dengan suara lemah, wajah penuh keringat dan air mata, aku lap keringatnya dengan tissue

Tiba-tiba..

"SUUUUUUUUUUUUUDAAAAAAAAAAHHHHHHHHH JANJIII YAA DOKTER, SUDAAAAAHHHH..." teriak dede Argi keras, satu jarum menembus kulitnya lagi

Bunda lemes, ingin nangis juga.. luka di lutut dede Argi masih mengeluarkan darah.

Dokternya siram luka itu dengan betadine.. dede Argi langsung menjerit "AAAAAAAAAAWWWWWWWWWWWWW.. SUUUUUUUUDAAAAAAAAHHHHHH!!!!!! DOKTEERRRRRR!!!" tapi belum selesai, masih lebar luka di lututnya.

Suamiku terlihat pucat dan langsung panggil suster untuk ganti pegang lutut dede Argi.

"SUUUUUUDAAAAHHH...HUUUU...HUUUUU...HUUUU... AAAAHHHHH...SUUUDAAHHH!!"
masih teriak histeris dede Arginya tiap kali jarum panjang ditangan dokter itu menembus kulitnya.

Bunda langsung tanya kedokternya dengan nada tinggi satu oktaf bin judes des"dibius gak sih dok? kok anak saya masih kesakitan?!"

Entah dokternya jawab apa, karena tertutup dengan teriakan dede Argi lagi. Tapi iya sih.. mungkin sudah dibius karena Bunda lihat dokternyatadi suntik dede Argi. Dede Argi kembali menjerit-jerit kesakitan "SUUUUUDAAHHH... SAKIITTTT...SAKKKIIIITTTT..." dan selalu Bunda hanya bisa elus-elus rambut dede Argi, peluk dede Argi, hapus air matanya, hapus keringetnya... dan berjanji setelah semua selesai akan membelikan dede Argi es krim strawberry kesukaannya.

"OOOOWWW OOOWWW SAKIIITT DOKTERRRRR... SUUUDAAAAHHHHHHH!!"

Setelah beberapa saat yang penuh jeritan, akhirnya selesai juga sang dokter menjahit lutut dede. Dede Argipun tertidur kecapean. Tidak kurang dari 8 jahitan menghiasi lututnya.. :”(

Aku sedih sekali.

Sampai dirumah Akas, mas Arkanya tampak cemas.

“Bunda, dede Argi jatoh, tadi darahnya banyak, disini.. disini dan disini.. semua ada darahnya dede Argi” begitu lapornya sambil menunjukkan tempat-tempat tetesan darahnya dede Argi.

“Sekarang dede Arginya tidur ya Bunda?” tanyanya lagi sambil melihat dede Argi yang masih tertidur dipelukan Ayahnya.

“Iya” jawabku pelan, takut dede Arginya terbangun.

“Tadi mas Arka takut Bunda, takut dede Arginya mati, mas Arka tadi berdoa ke Allah, semoga darah dede Argi gak keluar banyak, semoga dede Argi ketemu Bunda” hiks, aku jadi terharu mendengarnya. langsung aku peluk mas Arka.

“Terima kasih ya mas, karena doa mas Arka jadinya Bunda bisa ketemu dede Argi, jadi dede Argi gak ketakutan”

“Tadi dede diobatin apa Bunda?” tanyanya lagi sambil melihat lutut dede Arginya yang di perban.

“Oo.. dede Argi dijahit lukanya, supaya nyambung dan darahnya gak keluar lagi” jelasku sambil mengelus-elus rambut dede Argi

“Dijahit gimana Bunda?”

“Dijahit seperti jahit baju, pakai jarum dan benang” jawabku lagi

“Sakit gak? Dede Argi nangis gak Bunda?”

Tiba-tiba dede Arginya terbangun “Bunda..” panggilnya.

“Iya dek” jawabku. Mas Arka langsung loncat ketempat tidur dan cium pipi adeknya. Adek Argi tersenyum senang.

“Tadi dijahit ya dek lututnya?” tanya mas Arkanya langsung dengan mimik khawatir sambil memperhatikan lutut dede Argi. Dede Arginya mengangguk.

“Sakit gak dek?”

“Hhhmmm enaaakkk, cuman sakit sedikit…” jawab dede Argi dengan mimik lucu dan tersenyum lebar, lalu dede Argi melanjtukan ucapannya "mana es klim stobely-nya Bunda?"

oalaaa dede Argiii…………!
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 15.07 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi

Rabu, 21 April 2010

Whoohooo.. Dede Argi is 4!

Sudah seminggu-an ini dede Argi ribut minta dibikinin cake ulang tahun. Pertama maunya cake dengan tema Ben10, lalu berubah lagi menjadi Power Ranger, trus berubah jadi Ultraman, lalu berubah lagi menjadi Arsenal, lalu terakhir sepakat gambarnya Ben10.

Oke, walaupun sudah pusing berat karena gak konsen kita mau ke Jakarta, dan entah kenapa terakhir tutup PO malah banyak yang order, dari orderan edible sampai orderan cake seperti gak habis-habis, akhirnya Bunda bikin juga cake untuk dede Argi.

Bikinnya barengan dengan cake pesanan orang, jadi dede Argi gak curiga.

Bunda bikin cream hijau sesuai dengan warnanya Ben10...

Sebelum Bunda print gambar ben10-nya Bunda tanya lagi deh ke dede beneran mau Ben10?

eeee jawabnya adalah

"nggak jadi deh Bunda, dede maunya Pororo aja.. ya... please..."

Oaaallaaa...

Bundanya gemes jadinya, tapi gak papa deh, belum di print ini..

akhirnya jadi juga cake dengan gambar Pororo

dengan rumput warna biru kesukaan dede Argi.

Besok paginya, Bunda bangunin mas sambil berbisik

"mas..mas.. bangun, hari ini ulang tahun dede Argi"

Mas Arka langsung loncat dari tempat tidur dan tanya dimana cakenya,

Bunda bawa masuk cakenya kekamar berdua mas Arka

sambil nyanyi-nyanyi selamat Ulang Tahun dan happy Birthday.

Dede Argi terbangun denger nyanyian Bunda dan mas Arka,

buka mata, langsung nyengir lebaaarrrr banget begitu lihat ada Pororo kesukaannya.

Langsung tiup lilin..

"fuuuuhhh"

Ayah sibuk jeprat-jepret foto...

eehh.. trus dedenya nyeletuk

"Bunda, kok gak ada foto dedenya?"

Yaaa.. amppuuun.. Bunda lupaa....

maaf ya de..

tapi syukur lah dedenya tetep seneng juga dengan cake Pororo birunya, berkali-kali di coleknya cream biru manis kesukaannya itu.

Selamat ulang tahun anakku sayang,
semoga selalu sehat, bahagia, ceria,
dan tumbuh menjadi anak yang mandiri
yang sholeh, yang mencintai agama,
negara, orangtua dan saudara-saudara lainnya.
Amin
Dari Ayah, Bunda dan mas Arka yang selalu sayang dede Argi
Diposting oleh Keluarga Kecil Hidayat di 14.41 Tidak ada komentar:
Label: Arkagi
Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.

♥ me on facebook ♥

Daisypath Friendship tickers

Blog Design by Gisele Jaquenod

Work under CC License

Creative Commons License